MASIGNCLEAN103

Lakukan Perawatan Vagina Ini Agar Tidak Mudah Lembap dan Harum

Lakukan Perawatan Vagina Ini Agar Tidak Mudah Lembap dan Berkeringat


Perawatan vagina adalah hal yang wajib diketahui kaum perempuan. Lembap dan berkeringat di daerah kewanitaan bisa jadi merupakan keresahan utama yang kerap membuat rasa percaya diri menurun. Sebenarnya, keringat merupakan reaksi umum ketika tubuh ingin mendinginkan diri. Tak peduli ketika berolah raga, duduk di dalam mobil, atau mengenakan pakaian berlapis, berkeringat tak bisa Anda hindari. Lantas bagaimana cara merawat vagina agar tidak mudah lembap dan berkeringat? 

Perawatan vagina agar tak mudah lembap dan berkeringat

Beberapa bagian tubuh Anda memang lebih mudah berkeringat dibandingkan dengan yang lain. Area vagina terutama lebih sering berkeringat karena memiliki banyak kelenjar keringat, berambut, dan hampir selalu tertutup.
Dilansir dari Healthline, berikut cara sederhana untuk melakukan perawatan vagina agar tetap bersih dan kering:

1. Kenakan celana dalam yang menyerap keringat

Celana dalam yang berbahan menyerap keringat, seperti katun dan linen, akan menarik embun air dari kulit dan mengeluarkannya sebagai uap melalui pori-pori kain. Hal ini membantu bahan pakaian bagian dalam tetap kering. 
Sebaiknya pilih juga celana dalam yang khusus dapat menyerap bau, agar miss V Anda dapat segar sepanjang hari.
Hindari memilih celana dalam yang berbahan sintetis seperti poliester karena bahan ini tidak memungkinkan kulit ‘bernapas’ bebas. Bukannya membiarkan keringat untuk menguap, bahan ini justru menahan keringat dan membuatnya terjebak di antara kulit Anda. 

2. Kenakan pakaian longgar 

Anda mungkin sangat suka mengenakan skinny jeans, tapi manfaatnya mungkin lebih sedikit daripada akibatnya, khususnya untuk vagina Anda. Semua pakaian yang ketat di selangkangan akan membuat Anda merasa lebih gerah dan berkeringat. 
Celana yang longgar akan mencegah gesekan di antara kedua paha Anda dan membiarkan udara masuk. Cobalah mengganti skinny jeans Anda dengan jogger longgar atau kulot. 

3. Ganti celanan dalam setiap habis berkeringat

Seharian mengenakan pakaian dalam yang lembap karena keringat akan membuka kesempatan yang lebar bagi jamur untuk berkembang biak. Jamur alias ragi vagina adalah jenis jamur yang tumbuh subur di lingkungan hangat dan lembap.
Hal ini bisa membuat vagina Anda terasa gatal, terbakar, dan menimbulkan tanda infeksi karena ragi. 
Anda bisa mengurangi kemungkinan infeksi akibat ragi dengan mengganti celana dalam setiap kali Anda habis beraktivitas yang menguras keringat. Bawalah pakaian ganti ke kantor, gym, atau ke mana pun Anda pergi.

4. Cukur rambut di sekitar vagina

Rambut kemaluan sebenarnya bermanfaat untuk mengurangi gesekan dari pakaian ketat dan menyingkirkan keringat dari kulit Anda. Namun, rambut tersebut juga mengumpulkan banyak bakteri yang bisa menginfeksi. 
Jika Anda begitu berkeringat di daerah kewanitaan Anda, cobalah sering-sering cukur rambut kemaluan Anda agar tetap pendek. Tidak perlu sampai mencukur habis atau Brazilian waxing agar vagina Anda 

5. Cuci dengan sabun netral

Rutin mandi dua kali sehari dengan sabun dan air sebenarnya cukup untuk perawatan vagina agar tidak cepat berkeringat. Namun untuk mencuci vagina, jangan paai sembarang sabun. 
Daerah di sekitar bagian luar vagina (vulva) terdiri dari jaringan halus dan sensitif. Pastikan Anda menggunakan sabun yang lembut, mengandung sangat sedikit bahan kimia, dan yang bersifat melembapkan. 

6. Tak perlu gunakan panty liner kecuali darurat

Jika Anda tak membawa celana dalam pengganti ketika berpergian, Anda mungkin membutuhkan panty liner untuk menyingkirkan kelembapan. Namun, panty liner juga bisa membuat Anda lebih berkeringat. Sebagai solusi untuk perawatan vagina, Anda bisa menggunakan panty liner dengan bahan 100% katun. 

7. Keringkan daerah kewanitaan Anda dengan tisu

Sebagai perawatan vagina, pastikan Anda selalu siap sedia membawa cadangan tisu kering ke mana pun Anda berada. Keringkan area vagina dengan tisu setiap kali Anda merasa keringatan dan/atau sehabis BAK dan BAB agar vagina tidak terus-terusan terasa lembap.
Share This :